Friday, November 14, 2008

MISTERI BERITA ANEH

Keesokan pagi Fatty menunggu teman-temannya di dalam gudang. Ia membawa bekal biskuit dalam kaleng, serta limun sebotol besar. Keempat surat kaleng juga sudah dipersiapkan dalam amplop masing-masing.

Larry dan Daisy datang paling dulu.
Daisy : “Hallo, Fatty! Sudah berhasil kau pecahkan misteri kita?”
Fatty : “Kurasa urusannya takkan begitu gampang,” Kotak itu untuk tempatmu duduk, Daisy. Aku sudah menaruh bantal diatasnya. Dan ini bantal untuk Bets.”

Pip dan Bets tiba segera setelah itu, disusul oleh Ern yang muncul sambil berlari-lari. Buster menyambutnya dengan gonggongan ramai. Anjing kecil itu melonjak-lonjak, mengelilingi kaki Ern. Ia suka pada anak itu.
Ern : “Hallo, semuanya!” dengan nafas tersengal-sengal.
Ern : “Terlambatkah aku?” Tadi kusangka aku takkan bisa datang. Tapi Paman mengatakan pagi ia tidak bermaksud keluar. Baru nanti siang aku bertugas.”
Bets : “Kau sudah menerima bayaran dari dia?”
Ern : “Belum! kata Paman, ia akan membayar tiap kali sehabis makan siang.” Aku tadi mencoba minta uang muka, tapi ia tidak mau memberi. Coba sudah dibayar, aku pasti bisa membeli permen untuk kita semua. Tapi besok sajalah!”.
Fatty : “Terima kasih, Ern,”. Bagaimana kau melihat seseorang menyelinap-nyelinap di sekitar rumah pamanmu dan meletakkan surat di salah satu tempat?”
Ern : “Tidak”. Paman sangat kecewa karena tidak ada lagi surat datang. Aku melihat dia memeriksa surat yang diterimanya kemarin, mencari sidik jari yang mungkin ada. Huah, sibuk sekali kerjanya, dengan serbuk serta macam-macam lagi! Aku tidak mengerti, bagaimana itu bisa menampakkan bekas jari!”
Fatty : “Ah! Jadi Pak Goon juga melakukan penyelidikan sidik jari rupanya, ya?”. Lalu ada yang ditemukannya? Pada surat itu tidak ada bekas-bekas jari kami-jadi kalau ada sidik jari orang lain, pasti akan langsung terlihat.”
Ern : “Yah ternyata tidak ada.” Menurut Paman, pengirim surat itu mestinya mengenakan sarung tangan. Ia kan tidak ingin ketahuan?”
Fatty : “Memang”. Kelihatannya orang itu khawatir ia akan dikenali dari sidik jarinya…”

No comments: