Tuesday, December 2, 2008

zakat

BAB I
PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG MASALAH
Setiap benda yang kita miliki wajib dizakati, seperti uang, emas dan perak, binatang ternak, biji-bijian, dan buah-buahan. Ukuran nishab benda-benda tersebut tidak sama, tetapi sudah ada ketentuannya masing-masing.
Selain itu benda-benda tersebut harus memenuhi syarat masing-masing, sesuai dengan ketentuan yang ada. Dan jika salah satu syarat benda tersebut tidak terpenuhi maka tidak wajib dizakati.

B. TUJUAN PENULISAN
Penulisan makalah ini bertujuan untuk mengetahui tentang :
- Zakat
- Benda yang wajib dizakat
- Nisab dan zakat satu persatu
- Hasil tambang
- Zakat rikaz (harta terpendam)
- Zakat fitrah
- Orang yang berhak menerima zakat
- Hikmah (gunanya) zakat
- Sedekah sunat

BAB II PEMBAHASAN
ZAKAT


A. Pengertian
Zakat menurut istilah adalah kadar harta tertentu, yang diberikan kepada yang berhak menerimanya dengan beberapa syarat.
Hukumnya : Fardu, karena termasuk dalam rukun Islam. Zakat diwajibkan pada tahun kedua (2) Hijriyah.

Firman Allah



Artinya :
“Dirikanlah shalat dan tunaikan zakat hartamu” (An.Nisa’ 77).



Artinya :
”Ambilah dari zakat mereka sedekah (zakat) untuk membersihkan mereka dan menghapuskan kesalahan mereka.” (At. Taubah 103).

Sabda Nabi SAW “Islam itu ditegakkan atas lima dasar 1. menyaksikan bahwa tidak ada tuhan yang hak selain Allah, dan bahwasannya Nabi Muhammad SAW utusan Allah, 2. Mengerjakan shalat, 3. Membayar zakat, 4. Mengerjakan Haji, 5. Berpuasa di bulan Ramadhan. (seperti Ahli Hadits).

B. Benda yang Wajib Dizakati
1. Binatang ternak (unta, kerbau, sapi, kambing) keterang ijmak.
Syarat wajib bagi pemilik ternak :
a. Islam
b. Merdeka (hamba tidak wajib zakat)
c. Milik yang sempurna
d. Cukup satu nisab
e. Mencapai satu tahun masa kepemilikannya
“Dari Ibnu Umar : “Rosulullah bersabda : tidaklah ada (wajib) zakat pada harta seseorang sebelum sampai satu tahun dimilikinya”. (H.R. Daruquthnii).
f. Digembalakan di padang rumput
2. Emas dan Perak
Syarat wajib zakat pemilik emas dan perak
a. Islam
b. Merdeka
c. Milik yang sempurna
d. Cukup satu nisab
e. Sampai satu tahun disimpan
Firman Allah :








Artinya :
“Orang-orang yang menyimpan (tidak mengeluarkan hartanya) emas dan perak, dan tidak dibelanjakannya pada jalan Allah, ingatkanlah mereka dengan siksa yang pedih”. (At. Taubah. 34).
Sabda Nabi SAW “Dari Ali katanya, “Rosulullah SAW telah berkata : sesungguhnya kami telah memaafkan kamu dari sedekah kuda dan sahaya, maka bayarlah zakat perak, tiap-tiap empat puluh dirham satu dirham, 190 dirham belum wajib zakatnya, dan apabila 200 dirham zakatnya lima dirham” (HR. Ahmad, Abu Dauds, Tarmizi).

3. Biji makanan yang mengenyangkan
(Beras, jagung, gandum, addas dsb).
Syarat wajib zakat atas pemilik biji-bijian :
a. Islam
b. Merdeka
c. Milik yang sempurna
d. Sampai nisabnya
e. Biji makanan ditanam oleh manusia
f. Biji makanan menyenangkan dan tahan lama disimpan.
Bila bijian makanan itu ditanam dan disiram oleh manusia, zakatnya 5%, bila tidak disiram/ karena air hujan, zakatnya 10 %

4. Buah-buahan
Buah-buahan adalah (korma, anggur)

Sabda Rosulullah SAW “Rosulullah telah menyuruh supaya menaksir buah anggur itu berapa banyaknya, seperti buah korma, dan beliau menyuruh juga memungut akar anggur sesudah kering, seperti mengambil zakat buah kurma, juga sesudah kering. (H.R. Tarmizi, dikatakan hadits Hasan).
Syarat wajibnya :
a. Islam
b. Merdeka
c. Milik yang sempurna
d. Sampai satu nisab

5. Harta perniagaan
Syarat wajibnya sama yang tersebut pada zakat emas dan perak


Sabda Nabi SAW “Kain-kain yang disediakan dijual, wajib zakatnya dikeluarkan” (HR. Hakiim).

Sabda Rasul SAW “Dari Samuroh : Rasulullah SAW : Memerintahkan kepada kami agar kami mengeluarkan zakat barang yang disediakan untuk dijual” (HR. Daruquthnii).

Harta dagangan perhitungannya mengikuti pokoknya (emas/ perak) zakatnya adalah 1/40 = 2,5%

C. Nisab dan Zakat Satu Persatu
1. Nisab dan zakat unta

NISAB ZAKATNYA
Bilangan dan Jenis Zakat Umumnya
5 – 9
10 – 14
15 – 19
20 – 24
25 – 35
36 – 45
46 – 60
61 – 75
76 – 90
91 – 120
121 – 1 ekor kambing/ 1 ekor domba
2 ekor kambing/ 2 ekor domba
3 ekor kambing/ 2 ekor domba
4 ekor kambing/ 4 3kor domba
1 ekor anak unta
1 ekor anak unta
1 ekor anak unta
1 ekor anak unta
2 ekor anak unta
2 ekor anak unta
3 ekor anak unta 2/1 tahun lebih
2/1 tahun lebih
2/1 tahun lebih
2/1 tahun lebih
1 tahun
2 tahun
3 tahun
4 tahun
2 tahun
3 tahun
2 tahun






2. Nisab dan zakat sapi dan kerbau
NISAB ZAKATNYA
Bilangan dan Jenis Zakat Umumnya
30 – 39
40 – 59
60 – 69
70 – 1 ekor anak sapi/ kerbau
2 ekor anak sapi/ kerbau
2/1 anak sapi/ kerbau
1 ekor anak sapi/ kerbau 2 tahun lebih
2 tahun lebih
1 tahun
2 tahun lebih

3. Nisab dan zakat kambing

NISAB ZAKATNYA
Bilangan dan Jenis Zakat Umumnya
40 – 120
120 – 200
201 – 399
400 – 1/1 ekor kambing/ domba betina
2/2 ekor kambing/ domba betina
3/3 ekor kambing/ domba betina
4/4 ekor kambing/ domba betina 2/1 tahun lebih
2/1 tahun lebih
2/1 tahun lebih
2/1 tahun lebih

Bila kambing itu milik bersama, maka zakatnya seperti zakat milik perorangan, untuk milik bersama/ berserikat harus memenuhi syarat-syarat sbb :
1 kandang, 1 tempat gembalanya, 1 jalan ketempat gembalaan, 1 tukang gembala, 1 jantan bibitnya, 1 tempat minumnya, 1 tempat memerahnya, dan 1 tenaga pemerahnya.
Rosul bersabda “Tidak boleh mengumpulkan yang terpisah-pisah, dan tidak boleh memisahkan yang sudah terkumpul karena takut membayar zakat.

4. Nisab emas dan zakat
 Nisab emas 20 mitsqol (= £ 12 1/8), berat timbangannya 94\3,6 gram; zakatnya 1/40 (2,5 % = ½ mitsqol = £ = 0,303)
 Nisab perak 200 dirham (624), timbaangan perak bersih dengan uang belanda = £ 86,66 zakatnya 1/40 (2,5%) = 5 dirham (15,6 gram) = £ 2,17.
Sabda Rosul SAW “Dari Ali bin Abi Thalib, bersabda Rasulullah SAW apabila engkau mempunyai perak duaratus dirham telah cukup satu tahun, maka zakatnya lima dirham, dan tidak wajib atasmu zakat emas hingga engkau punya 20 dinar dan telah cukup satu tahun, maka wajib zakat padanya setengah dinar (HR. Abu Daud)

5. Nisab biji dan buah-buahan
Nisab biji makanan yang menyayangi dan buah-buahan 300 sho’ (930 liter) bersih kulit.
Sabda Rosul SAW “Tidak ada sedekah (zakat) pada biji dan buah-buahan sehingga sampai banyaknya lima watsaq (HR. Muslim)

“Dari Abi Sa’id : Sesungguhnya Nabi SAW berkata : Satu watsaq enampuluh sho’ (HR. Ahmad Ibnu Majah)

1 Watsaq = 60 Sho’
5 Watsaq = 5 x 60 Sho’
1 Sho’ = 3,1 liter (lihat kamus Arabic Engglish Lexicon)
Jadi, 300 x 3,1 = 930 liter (satu nisab)
Zakatnya kalau dialiri/ disirami 1/20 = 5 % bila dengan air sungai/ hujan 1/10 = 10 %.
Sabda Rosul SAW “Dari jabir, dari Nabi besasr SAW “Beliau berkata : pada biji yang diairi dengan air sungai dan hujan, zakatnya sepersepuluh, dan diairi dengan kincir ditarik oleh binatang/ manusia/ alat pakai biaya, maka zakatnya 1/20 = 5% (HR. Ahmad, Muslim, Nasai)

D. Hasil Tambang
Zakat 1/40 (2,5 %)
Sabda Rosul SAW “Pada emas dan perak keduanya seperempat puluh 2,5 % (HR> Bukhori)

E. Zakat Rikaz (Harta Terpendam)
Emas/ perak yang dipendam oleh orang dahulu, bila kita menemukannya maka zakatnya adalah 1,5 = (20 %).
Sabda Rosul SAW “Dari Abi Hurairoh : telah berkata Rosul SAW : zakat riqaz seperlima (1/5) HR. Bukhori dan Muslim
Imam Syafi’i menyaratkan satu nisab, ulama lainnya tidak menyaratkan satu nisab.

F. Zakat Fitrah
Zakat fitrah diwajibkan atas tiap muslim laki-laki/ perempuan, besar/ kecil, tua/ muda, merdeka/ hamba sahaya. Dibayar pada akhir bulan Ramadhan/ malam hari raya Idul Fitri.
Banyaknya 3,1 liter dari makanan yang mengenyangkan.
Sabda Rosul SAW “Dari Ibnu Umar katanya : Rosulullah SAW mewajibkan Zakat Fitri (berbuka) bulan Ramadhan sebanyak satu sho’ (3,1 liter) tamar atau gandum atas tiap-tiap orang muslim merdeka atau hamba sahaya, laki-laki. Perempuan (HR. Bukhori dan Muslim) dalam riwayat B ukhori “Mereka bayar zakat fitrah itu sehari atau dua hari sebelum htri raya.
Dari Abu Sa’id katanya : kami mengeluarkan zakat fitrah segentang dari makanan, gandum, kurma, susu kering atau anggur kering (di keluarkan oleh Bukhori dan Muslim).

Syarat-syarat wajib zakat :
1. Islam
2. Ada sebelum terbenam matahari pada akhir Ramadhan
3. Mempunyai kelebihan orang yang dinafkahinya

Membayar fitrah sebelum waktu wajib.
Waktu wajib membayar zakat fitrah adalah waktu terbenam matahari pada malam hari raya. Sungguhpun begitu, tidak ada halangan sebelumnya. Asal dalam bulan Ramadhan.

Beberapa waktu untuk membayar fitrah :
1. Waktu yang diperbolehkan ialah dari awal ramadhan sampai penghabisan ramadhan. Lihat Ibnu Umar
2. Waktu wajib yaitu mulai terbenam matahari penghabisan ramadhan
3. waktu yang lebih baik ialah dibayar sesudah shalat subuh sebelum hari raya

Sabda Nabi SAW “Dari Ibnu Abbas katanya : Telah diwajibkan oleh Rasul SAW, zakat fitrah pembersihan bagi orang puasa, dan memberi makan orang miskin, barang siapa menunaikan sebelum sholat ‘Id, maka itu diterima, barang siapa menunaikan setelah sholat ‘Id, maka itu hanya sedekah saja (hanya sedekah biasa) HR. Abu Daud dan Ibnu Majah.
4. Waktu makruh ialah membayar sesudah sholat Idul Fitri hingga terbenam matahari.
5. Waktu haram yaitu lebih telat lagi
Mengenai/membayar zakat dengan harganya menurut Imam Syafi’i tidak boleh. Menurut Hanafi tidak bermasalah pada prinsipnya untuk kebutuhan orang miskin.

G. Orang yang Berhak Menerima Zakat
Firman Allah :





Artinya :
“Sesungguhnya sedekah (zakat) untuk orang miskin, fakir, pengurus zakat (amil), orang-orang yang dibujuk hatinya (muamalaf), untuk memerdekakan budak/hamba sahaya, orang yang berhutang, untuk jalan Allah, untuk musafir/ orang dalam perjalanan, sebagai ketetapan yang diwajibkan Allah. (At. Taubah : 60)

Berdasarkan firman Allah SWT tersebut, maka orang-orang yang berhak menerima zakat ada 8 asnaf (golongan), yaitu :
1. Golongan fakir ialah orang yang tidak mempunyai harta dan tidak bekerja bukan karena malas tetapi dia benar-benar tidak mempunyai pekerjaan.
2. Golongan miskin ialah orang yang mempunyai tempat tinggal dan bekerja, tetapi penghasilannya tidak memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
3. Amil ialah orang yang bertugas mengumpulkan zakat dan membagi-bagikan pada yang berhak menerima zakat.
4. Muallaf ialah orang yang baru masuk Islam dan belum kuat jiwa ke-Islamannya.
5. Riqaab ialah budak (hamba sahaya) yang akan membebaskan atau memerdekakan dirinya.
6. Ghaarimin yaitu orang yang mempunyai hutang.
7. Sabilillah yaitu orang yang berjuang dijalan Allah yang tidak mendapatkan gaji/upah.
8. Ibnu Sabil ialah orang yang dalam perjalanan untuk kebaikan yang kehabisan ongkos dan bekal, bukan untuk keperluan maksiat dan kejahatan.

H. Orang yang Tidak Berhak Menerima Zakat
1. Orang kaya (karena harta, usaha dan penghasilan)
2. Hamba sahaya karena mendapat nafkah dari majikan mereka
3. Keturunan Rasulullah
4. Orang dalam tanggungan orang yang berzakat
5. Orang yang tidak beragama Islam

I. Hikmah (Gunanya) Zakat
1. Menolong orang yang lemah/susah agar mereka dapat menunaikan kewajibannya kepada Allah.
2. Membersihkan diri dari sifat-sifat kikir dan akhlak tercela
3. Sebagai upaya syukur kepada Allah atas limpahan rizkinya.
4. Guna menjaga kejahatan-kejahatan yang akan timbul dari si miskin dan yang susah.
5. Guna mendekatkan hubungan kasih sayang dan cinta mencintai antara si miskin dan sikaya.

J. Sedekah Sunat
Sedekah sunat adalah sedekah yang tidak wajib dilaksanakan maksudnya jika dilaksanakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak berdosa. Contoh sedekah sunat yaitu :
1. Sedekah biasa yaitu memberikan pertolongan atau bantuan
2. Infaq yaitu membelanjakan harga benda yang dimiliki dijalan yang diridhai Allah SWT.
3. Waqaf yaitu menahan sesuatu benda yang kekal dzatnya. Atau menurut istilah menyerahkan barang yang tahan lama atau mempunyai daya guna pada suatu lembaga keagamaan secara ikhlas untuk diambil manfaatnya di jalan kebaikan.

BAB III PENUTUP
KESIMPULAN


Zakat hukumnya wajib, semua benda yang dimiliki seseorang wajib dizakati. Baoik benda tersebut berbentuk unag, emas dan perak, binatang ternak, biji-bijian, maupun buah-buahan.
Besarnya jumlah yang dizakatkan anatara satu benda dan benda lainnya berbeda dan harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Selain tiu zakat tidak diberikan pada sembarangan orang, tetapi hanya ada 8 golongan yang berhak menerima zakat. Hal itu sesuai dengan firman Allah dalam surat At-Taubat ayat 60.

No comments: