Wednesday, April 29, 2009

Tata Suya 2

TATA SURYA

Tata Surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusatnya dan planet-planet serta benda langit lainnya yang mengorbit pada matahari.

A. ANGGOTA TATA SURYA
1. Planet adalah : benda langit dalam tata surya yang mengelilingi matahari pada suatu lintasan (orbit)
Macam-macam planet :
a. Merkerius
Adalah planet yang terkecil dibandingkan dengan planet-planet yang lain, letaknya paling dekat dengan matahari, planat Merkerius disebut utarid karena garis orbitnya bulat telur.

b. Venus
Sering disebut sebagai bintang timur atau bintang fajar dan bintang senja karena Venus sering menampakkan diri menjelang matahari terbit atau saat setelah matahari terbenam sebelah barat. Planet Venus mempunyai persamaan dengan bumi yaitu memiliki atmosfer.

c. Bumi
Adalah tempat manusia tinggal, bentuk Bumi adalah bulat tetapi tepat pada kedua kutubnya, garis orbitnya berbentuk elips.

d. Mars
Cirri-ciri planet Mars warnanya kemerah-merahan, orang sering menyebut planet ini sebagai bintang Joko Belek.

e. Yupiter
Sering disebut planet Masturi. Planet Yupiter merupakan planet terbesar diantara planet-planet lainnya. Volumenya 1.300 kali lebih besar daripada volum bumi. Planet Yupiter mempunyai 13 buah satelit.

f. Satelit
Sering disebut juga planet bercincin. Planet Saturnus mempunyai 10 buah satelit.

g. Uranus
Merupakan planet petualang, karena geraknya sukar diikuti. Uranus letaknya sangat jauh dari bumi, sehingga kalau ingin melihatnya harus memakai teropong bintang. Planet Uranus mempunyai 5 buah satelit.
h. Neptunus
Merupakan planet, karena sering beredar meninggalkan orbitnya. Planet Neptunus mempunyai 2 buah satelit.

i. Pluto
Merupakan planet paling jauh dari matahari, besar planet Pluto 1/8 kali besar bumi.

2. Komet
Adalah benda langit yang menyerupai bintang dengan semburan ekornya. Komet terdiri atas partikel debu, es dan gas. Komet yang terkenal diantaranya :
- Komet Halley muncul setiap 76 tahun sekali
- Komet Kohoutek tampak dari bumi setiap 75.000 tahun
- Komet Biela muncul setiap 7 tahun sekali
3. Meteor
Sering disebut bintang jatuh. Meteor yang sampai jatuh dipermukaan bumi disebut meteorit. Meteorit mengandung besi dan nikel.

4. Asteroid
Asteroid yang terkenal : ceres, ikarus, pallas, juno dan vista. Asteroid terbesar berdiameter 770 km.

5. Satelit
Satelit melakukan 3 gerakan sekaligus :
- Beredar mengelilingi planet induknya
- Berotasi pada sumbunya
- Bergerak mengelilingi matahari bersama planet induknya










Perbandingan planet-planet dalam tata surya :
No Planet Jaraknya dengan matahari (100 km) Diameter (km) Kala revolusi Kala rotasi Massa (xm bumi)
1
2
3
4
5
6
7
8 Merkerius
Venus
Bumi
Mars
Yupiter
Saturnus
Uranus
Neptunus 57,9
108
149,6
228
778
1.429
2.875
4.504 4.877
12.104
12.756
6.794
142.984
120.534
51.118
49.528 0,24 tahun
0,62 tahun
1.00 tahun
1,88 tahun
11,86 tahun
29,42 tahun
83,72 tahun
3,72 tahun 58,7 hari
243,0 hari
23,9 hari
24,6 jam
9,8 jam
10,6 jam
24,0 jam
22,0 jam 0,055
0,810
1.000
0,110
3.800
95.000
14.600
17.300

B. MATAHARI SEBAGAI BINTANG
1. Unsur penyusun matahari
- Hydrogen 80% - Karbon - Nitrogen - Sulfur - Lainnya
- Helium 19% - Neo - Silikon - Nikel
- Oksigen - Besi - Magnesium - Unsur mikro
2. Sumber energi matahari
Adalah reaksi perubahan atom hydrogen (H) menjadi atom helium (He) perubahan ini terjadi secara reaksi fusi yaitu : reaksi penggabungan dua atau lebih inti atom menjadi suatu inti atom baru, ilmuan dan Jerman.
- Amerika Albert Einstein mengemukakan bahwa massa yang hilang berubah menjadi energy.
Rumus : E = MC2
3. Lapisan Matahari
1. Inti matahari 3. Kromosfer
2. Fotosfer 4. Korona
4. Aktivitas matahari
a. Noda hitam (bintik matahari) wilayah matahari yang memiliki bentuk tidak teratur dan lebih gelap.
b. Fakula dan Granula Fotosfer
- Fakula : daerah cerah yang tidak teratur dipermukaan matahari
- Granula : sebuah jaringan sel halus yang tampak
5. Aurora
Adalah cahaya yang terjadi karena tumbukan partikel-partikel dari sabuk van allen dan atmosfer.
Macam-macam aurora :
- Aurora borealis
- Aurora australis
C. BUMI
a. Bentuk Bumi
bumi berbentuk datar dan berujung menurut kepercayaan manusia dahulu, ternyata hasil penelitian menurut Chistoper Columbus (1451-1506) membuktikan bahwa bentuk bumi itu tidak datar tapi bulat.

1. Gravitasi Bumi
Yaitu gaya tarik menarik bumi terhadap benda Gravitasi bumi ini menyebabkan benda-benda yang ada diatas bumi akan tertarik oleh bumi menuju pusat bumi. Dengan adanya gaya gravitasi bumi, kita tetap berada dipermukaan bumi dan satelit-satelit tetap mengitari bumi pada orbitnya.

2. Rotasi Bumi
Yaitu gerak bumi yang berputar pada porosnya dengan arah dari barat ke timur.
Akibat adanya rotasi bumi :
1. Pergantian siang dan malam
2. Perbedaan waktu

3. Revolusi Bumi
Yaitu gerak peredaran planet-planet dan asteroid, serta benda langit lainnya mengelilingi matahari.
Akibat revolusi Bumi :
1. Terjadinya peredaran semu tahunan matahari
2. Indonesia mempunyai dua musim
3. Menimbulkan perubahan musim

D. BULAN SEBAGAI SATELIT BUMI
Tidak adanya atmosfer dibulan mengakibatkan hal-hal berikut ini :
a. Dibulan tidak ada kehidupan karena tidak adanya oksigen yang sangat penting bagi kehidupan.
b. Langit di bulan tampak hitam kelam
c. Bunyi tidak merambat di bulan
d. Perbedaan suhu pada siang dan malam hari sangat besar
Bulan melakukan 3 gerakan sekaligus yaitu :
a. Gerak rotasi yaitu gerak bulan yang berputar pada porosnya
b. Gerak revolusi yaitu gerak bulan mengelilingi bumi
c. Gerak bulan bersama-sama bumi mengelilingi matahari
1. Fase-fase bulan
a. Bulan baru e. Bulan purnama
b. Bulan sabit f. Bulan susut
c. Bulan separuh g. Bulan separuh
d. Bulan susut h. Bulan sabit
2. Gerhana
1. Gerhana bulan
Terjadi apabila bulan memasuki kerucut bayangan bumi yaitu jika matahari bumi, dan bulan berada dalam 1 garis dan pada fase bulan purnama.

2. Gerhana Matahari
Terjadi apabila bulan menutupi piringan matahari sehingga bumi tidak memperoleh cahaya matahari. Pada saat terjadi gerhana matahari, posisi matahari, bulan dan bumi dalam satu garis pada fase bulan baru.

E. SATELIT BUATAN
1. Satelit Komunikasi
Berfungsi untuk membantu kelancaran komunikasi dari suatu tempat ketempat yang lainnya dipermukaan bumi. Orbit satelit ini dinamakan orbit geostasioner macam-macam satelit : telstar, sinkron, palapa.

2. Satelit Cuaca
Bertugas mengirimkan data-data yang berkaitan dengan cuaca meteosat merupakan satelit milik Negara-negara Eropa yang terbang dalam orbit diatas Afrika Barat.


3. Satelit Penelitian
Bertugas melakukan penelitian terhadap bumi, matahari, bintang, komet dan benda angkasa lainnya. Satelit yang ada dibumi bernama Landsat. Satelit ini bertugas untuk mengirimkan gambar-gambar bumi dalam bentuk sinyal-sinyal elektronik yang kemudian diubah menjadi gambar visual satelit yang bertugas meneliti matahari dan benda langit lainnya adalah :
- Pegasus
- Vanguard
- Explorer

4. Satelit Palapa
Satelit ini mengitari bumi pada orbit geosynchronous yaitu bergerak dari arah barat ke timur dan kecepatan sama dan sesuai dengan kecepatan notasi bumi sehingga satelit palapa tetap berada disuatu tempat yang sama.

F. BUMI DAN ENERGI KALOR
1. Lapisan dalam bumi
- Inti dalam
- Inti luar
- Mantel
- Kerak bumi
A. Litosfer
1. Pelapukan
a. Pelapukan Mekanik
b. Pelapukan kimiawi
c. Pelapukan organic
B. Energi panas bumi
Merupakan bentuk energy kalor yang berasal dari bawah lempeng bumi dan muncul ke atas permukaan bumi secara konduksi.

2. Atmosfer
Atmosfer adalah selimut udara yang mengelilingi dan melindungi bumi. Atmosfer terdiri atas empat lapisan yaitu :

a. Troposfer
Suhu udara pada lapisan atmosfer ini berkurang 6,40 C setiap naik 1000 m.
b. Stratosfer
Suhu pada lapisan ini naik secara perlahan hingga 00 C pada ketinggian 50 km.
c. Ronosfer
Pada lapisan ini gas-gas terionisasi akibat penyerapan radiasi matahari.
d. Ekssosfer
Lapisan ini merupakan lapisan terluar dan menyatu dengan radiasi matahari.



DAFTAR PUSTAKA

- Ariworo, Djoka & Yusa. 2007. Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IX. Jakarta : Grafindo.
- Drs. Wahyudi & Drs. Muzahit. 1996. Ilmu Pengetahuan Alam Kelas V. Surakarta : Kurikulum 1994, Suplemen GBPP 1999.
- Drs. Kamajaya. 1994. Penuntun belajar Fisika. Bandung : Ganeca Exact Bandung.

No comments: