Saturday, September 12, 2009

Cerpen: Secret Of JS

Dalam hal ini aku sungguh tak menyangka.Rasanya mata ini tak mampu untukku melihat karena terlalu mustahil bagiku berada disini. Semula aku kira ini hanya mimpi, ternyata ini menjadi kenyataan.
“ Korea, ini Korea.Benar ini Korea?”ucapku.
Rasanya tak mempercayai. Bertahun-tahun aku selalu berkhayal akan pergi ke Korea.Ya, Allah terima kasih.
Sungguh tak disangka, Kotanya begitu Indah, Bersih dan tertata Rapi.Ku lihat banyak sekali para pejalan kaki, akhirnya akupun memutuskan untuk berjalan kaki tanpa harus membayar ongkos.
“Maklum tak ada persiapan uang lebih untukku ke Korea.Akupun bingung setelah disini akan melakukan apa?”pikirku.
Ternyata sulit mencari tempat tinggal yang murah.Tanpa bekal apapun, aku nekat ke Korea.Tapi, semangat  .
Tak lama kemudian.Perutku rasanya keroncongan,cacing-cacingpun rasanya sedang berdemo.Akhirnya aku membeli mie instant maklum harganya lumayan murah.Dengan ditemani secangkir the hangat, akupun menikmati makanan itu.
Setelah aku mengantap makanan tadi.Akupun berjalan dengan perut yang kekenyangan.Tapi tiba-tiba langkahku pun terhenti karena kudengar indahnya alunan biola yang akupun tak tahu sumber suaranya.Tanpa piker panjang akupun mencari.
Begitu ku datangi yang tertinggal hanyalah biola putih yang sangat cantik.
Lalu ku lihat di biola itu bertuliskan JS Han Gook University.
Segera ku ambil dan akupun pergi untuk mencari kontrakan kembali.Karena terlalu malam dan aku benar-benar kedinginan.Akhirnya, Aku beristirahat ditempat yang cukup besar.Walaupun didalamnya sedikit gelap.Setidaknya aku bisa tidur malam ini.
Keesokan harinya.
“hai bangun sudah pagi!”
Dengan mata yang masih mengantuk, ku coba membuka mataku.
“kamu siapa?” ucap seseorang.
“Maaf semalam aku tidur dirumahmu.” Kataku.
“Rumahku? Salah initempat persembunyiaanku.”
“Maksudmu?” tanyaku.
Setelah lama kami berbincang.Ternyata aku berada di Area Han Gook University.Dan laki-laki yang berbicara denganku ini adalah salah satu siswa Han Gook dan dia lebih senang menyendiri ditempat ini.Jika tak ada lagi jam pelajaran.
“Aku lupa memperkenalkan diri,Namaku Aluna.Namamu?” tanyaku.
Hanya tersenyum manis dan berkata.
“Panggil aku sunbae!” jawabnya.
Sunbae yang artinya kakak dalam bahasa Korea.Lalu hatiku bertanya.Siapa namanya? Kemudian ku teringat kembali dengan biola yang semalam.
“Apakah sunbae tahu dengan dengan ini?” Tanyaku.
Lalu diapun diam sejenak, sambil melihat tertulisnya nama JS pada biola putih itu.Dengan cepat dia menjawab.
“Maafkan aku.Aku tidak tahu karena aku siswa baru disekolah ini.”
Lalu diapun pergi tanpa pamitan terlebih dahulu.Mungkin karena pelajaranya sudah dimulai lagi.Karena kulihat dia selalu melihat jam tangannya.
Terus aku bagaimana? Kontrakan belumku dapat.Sekarang aku harus kemana sedangkan JS pun tak aku temukan untuk mengembalkan biolanya.Akhirnya akupun juga pergi meninggalkan tempat ini.
Tapi tiba-tiba ditengah perjalanan.Aku dihadang oleh sekelompok orang.
“ Selamat siang nona.Apakah saya bisa berbicara dengan anda?”
Seseorang yang terlihat memakai jas yang rapi dengan sebuah mobil yang sangat mewah.
“Ada apa ini?”
“Saya harap nona ikut dengan kami!” ucapnya.
Lalu segera aku ditarik ke dalam mobil dan akupun merasa kebingungan atas semua ini.
“ Saat ini anda membutuhkan tempat tinggal, jadi kami berikan kontrakan ini untuk nona.” Dia berkata.
Nampaknya ini tidak terlihat seperti kontrakan biasa dan darimana dia tahu tentangku.Dan kenapa dia tahu kalau aku sedang mencari sebuah kontrakan.
“Maaf saya tidak bisa tinggal disini karena pasti harganya mahal.” Jawabku.
“ Tenang, nona tidak perlu membayar tapi dengan syarat nona harus menjadi siswi Han Gook.”
Tanpa pikir panjang lagi dan demi tempat tinggal aku langsung menyetujuinya.Tapi, pada akhirnya aku menyesal telah berucap seperti itu.Begituku ingin menolak kembali.Tiba-tiba bapak itu sudah pergi.
Bagaimana ini, apa yang terjadi jika aku bersekolah di Han Gook? Pertanyaan it uterus ada dibenak pikiranku.
Keesokan harinya.
Terlihat seperti istana dari sudut luar.Bagaikan seorang wanita biasa yang tiba-tiba bisa memasuki lingkungan para bangsawan.semua indah dan begitu megah.
Sebenarnya ini universitas atau hotel? Tapi biarlah yang penting impianku bisa bersekolah disini akhirnya tercapai.
Seperti orang yang kebingungan dan tak tau arah atau tersesat.Terlalu luas sekolah ini, sampai aku sulit mencari kelasku sendiri.
“Anda Siswi baru di universitas ini? Perkenalkan saya Guru yang mengajar dalam bidang musik.Apakah itu jurusan yang anda ambil?” seseorang berkata.
“Itu benar pak.Salam kenal saya Aluna.”
Akupun sangat senang.Lalu bapak itu mengajakku ke kelas musik dan dipersilahkan untuk memperkenalkan diri.
Tak lama kelas dimulai.Tiba-tiba aku terburu-buru ingin ke toilet.
“Maaf pak guru.Bolehkah saya permisi ke toilet?”
“Silahkan.” Jawab pak Guru.
Terhenti.Gesekan biola itu lagi.Kenapa aku bisa mendengarkan disini.Alunan itu, biola itu.Akhirnya akupun berlari dan menghentikan niatku untuk ke toilet.
Ruangan ini sangat gelap.Tapi, suara itu semakin jelas.Tiba-tiba, prak…Suara pintu itu tertutup dan terkunci.
“Buka…Buka…Tolong pintunya terkunci” teriakku.sejenak terdiam dan suara itu hilang.Lalu kepalaku tiba-tiba pusing,pencium hidungku terasa terganggu.Gas beracun itu membuatku pingsan ditempat.
2 Jam telah berlalu.
“Aku dimana,Kenapa tempatnya sepi dan terdengar suara ombak?” ucapku.Akupun sadar dalam tidurku.Tapi, kenpa aku bisa berada disini.Malah jauh dari sekolahku. Apakah ada yang membawa ke sini tapi, tak ada seseorang dihadapanku.Yang ku tahu, aku telah sadar dan terbangung di pasir pantai.
Ini membuatku menjadi aneh.
Hari ke 2 disekolah Han Gook.
“Tidak.” Aku lupa mengumpulkan tugas menciptakan lagu kemarin.Bagaimana bisa-bisa dimarahi pak Guru. 
“Selamat pagi semua.Hari ini pak Guru akan membagikan hasil ciptaan kalian.Untuk karya yang paling indah dan mendapatkan nilai tertinggi adalah Aluna.
Tidak mungkin aku tak percaya.Aku tak mmbuat tugas tapi, kenapa aku mendapatkan nilai tertinggi.Ini makin membuatku menjadi bingung.
Hari ke 3
Loker tempat kesukaan ternyata berisikan kertas.yang tertulis pukul 10.00, 2 Februari, Taman.
Apa maksud semua ini?palingan hanya orang jahil saja.
“Kamu di panggil ke ruang musik.” Kata temanku.
Langsung akupun bergegas menuju ruang musik.kemudian.
“Saya ingin kamu mengikuti pertujukan seni klasik dengan menampilkan permainan biolamu malam ini pukul 08.00 malam di Aula terbuka.” Ucap pak Guru dengan segera meninggalkan ruangan.
Aku hanya mempunyai biola putih ini.semoga saja malam inia ku beruntung.Dan hasilnya setelah pertunjukan berakhir.Pak Guru sangat bangga kepadaku.Karena acara ini benar-benar sukses.
Terima kasih biola putih.
Hari demi hari aku bahagia dengan semua ini.Tapi, lama-lama akupun curiga.Semenjak biola itu aku miliki.Hidupku selalu terselamatkan.Sebenarnya ada apa dengan semua ini?
5 tahun kemudian
Aku telah berusia 21 tahun.Alhamdulillah akhirnya selesai juga kuliahku.Hari ini adalah hari perpisahan kami.Dan aku sangat senang karena profesi sekarang sebagai seorang Biolist dan Musisi.Tapi, itusemua tak semudah itu aku dapatkan butuh perjuangan dan tekad yang kuat.Sampai-sampai aku rela tanpa uang rela pergi ke Korea.Hanya saja JS yang masih saja ada dibenak hatiku.Bertahun-tahun aku ada di universitas Han Gook tapi sampai saat ini aku tak menemukan dia.
Hari terakhir aku dan teman-teman seangkatanku.semua sedih bahkan ada yang membuat kenang-kenangan sebelum meninggalkan Han Gook.
2 Februari, Taman.Itu membuatku merasa ada sesuatu yang terjadi.Hari ini…Aku harus segera pergi.Sesampaiku ditaman.
“Sunbae.Kenapa sunbae ada disini?” ucapku.
“Menunggu seseorang sebelum aku pergi meninggalkan Korea.” Jawabnya.
“Siapa dia? Dan kemana sunbae akan pergi?” Tanyaku walau sebenarnya hati sedih mendengarnya.
Diam sejenak.
“Kamu Aluna.Kamu yang aku tunggu dan sebentar lagi aku akan pergi ke Bandara untuk berangkat ke Perancis.” Kata Sunbae.
“Apakah kamu masih menyimpan biola putihku.Jika iya ambillah.Biola itu untukmu dan JS itu adlah aku.Jun Soong itu namaku.Aku mohon lun tetaplah disini sampai aku kembali.Karena aku sudah berjanji.” Ucap sunbae dengan panjang lebar.
“Berjanji untuk apa?” tanyaku.
“Berjanji akan melamarmu setelah kepulanganku kemblai ke Korea.Apakah kamu bersedia?Aku cinta kamu Aluna.” Ucapnya.
“Jujur sunbae aku kaget atas semua ini.Akan ku simpan janji sunbae.Kembalilah ke sini lagi dan saat itu aku baru bisa menjawab keinginan subae.” Jawabku.
Akhirnya dia menyetujui.Lalu tiba-tiba dia memegang tanganku dan berkata “Tunggulah aku, aku akan kembali.” Lalu diapun meninggalkanku dengan kata I LOVE YOU  .
Lalu akupun sadar jika selama ini yang selalu menyelamatkanku adalah sunbae.Sunbae pengorbananmu takkan kulupakan.Jun Soong, sekarang aku tahu namamu.Dengan rasa bersalah akupun menetas air mata dan memeluk erat biola putih.Tapi, tiba-tiba ada yang terjatuh dari dalam biola itu.Kertas cantik berwarna pink.Ku buka lalu membacanya.Air mataku tak kunjung henti setelah membaca puisi ini.
By : JS
To : Bidadari kecilku

Ingatlah
Langkah kecil yang selalu menemani.
Dalam menjalani apa yang telah terjadi.
Saat dirimu terjatuh,
Dan ku bangunkan kau dengan tawa.
Ku hadir disaat kau membutuhkan.
Ku dengarkan ceritamu dengan saksama.
Tapi, kau takkan tahu?
Karena aku hanya bersembunyi dibalik tatapanmu.
Ku mengerti akan semua perasaanmu.
Ku pahami sikapmu terhadap sesuatu.
Bahkan ku tahu, jika alarm sedihmu.
Kan berbunyi memanggilku.
Meski kau tak tahu siapaku?
Dan dimana diriku?
Tapi, hatiku berjanji dan yakinlah.
Aku kan datang untukmu dengan sejuta cintaku.




Sinopsis
Dalam kehidupan ini pasti ada banyak sebuah rahasia, entah itu soal kehidupan atau cinta.
Aku sebut saja Aluna adalah orang berkeinginan keras untuk menggapai ciata-citaku sebagai seorang Biolist dan berimpian bisa pergi ke Korea.
Banyak kejadian yang tak ku duga setelah berada di Korea.Mulai dari ditemukannya sebuah biola putih yang penuh misteri sampai hal-hal yang aneh.
Sebenarnya ada apa antara Aku dan biola itu dan apa hubungan dengan JS? Temukan jawabannya dan selamat membaca.

No comments: