Wednesday, December 16, 2009

Daun Dadap

A. Daun Dadap
Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Fabales
Family : Fabaceae
Upafamili : Faboldeae
Bangsa : Phaseoleae
Genus : Erythrina
Spesies : E. Variegata

Daun Dadap atau cangkring adalah sejenis pohon anggota suku Fabaceae (=Leguminosae). Tanaman yang kerap digunakan sebagai pagar hidup dan peneduh ini memiliki banyak sebutan yang lain.

* Pengenalan *
Percabangan dadap di musim gugur daun dan berbunga. Bagian kulit batang yang masih muda dan halus bergaris-garis vertikal hijau, abu-abu, coklat muda atau keputihan; batang biasanya dengan duri-duri tempel kecil (1–2 mm) yang berwarna hitam. Tajuknya serupa payung atau membulat renggang, menggugurkan daun di musim kemarau.


* Daun-daun dadap *
Daun majemuk beranak daun 3, hijau hingga hijau muda, poros daun dengan tangkai panjang 10–40 cm. Mahkota berwarna merah jingga hingga merah gelap; benderanya 5,5-8 × 8 cm, berkuku pendek, tidak bergaris putih. Polong tebal dan berwarna gelap, menyempit di antara biji-biji, 15-20 cm × 1.5-2 cm, berisi 5-10 butir biji berbentuk telur, coklat, merah atau ungu mengkilap.

* Kegunaan *
 Bunga dadap dikunjungi sejenis burung jalak yang menghisap nektarnya
Dadap kerap dipakai sebagai pohon peneduh di kebun-kebun kopi dan kakao, atau pohon rambatan bagi tanaman lada, sirih, panili, atau umbi gadung.
 Kayunya juga merupakan bahan pulp, namun kurang baik digunakan sebagai kayu api karena banyak berasap.
 Daun-daun ini berkhasiat membanyakkan susu ibu, membuat tidur lebih nyenyak, dan bersama dengan bunganya untuk melancarkan haid.
 Pepagan (kulit batang) dadap memiliki khasiat sebagai pencahar, peluruh kencing dan pengencer dahak. Bijinya agaknya beracun.
 Memiliki kandungan protein (dan nitrogen) yang tinggi, daun-daun dadap juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau untuk pupuk hijau.
 Perakaran dadap bersimbiosis dengan bakteri Bradyrhizobium mengikat nitrogen dari udara, dan meningkatkan kesuburan tanah.

* Ekologi *

Polong dadap. Kolkata, India
Dadap menyebar secara alami di pantai dan daerah-daerah di belakangnya, terutama di dekat-dekat muara sungai. Ditanam untuk pelbagai keperluan, dadap sering dijumpai mulai dari wilayah pesisir hingga elevasi sekitar 1500 m dpl. Dadap mampu tumbuh pada tanah-tanah bergaram, tanah yang terendam air secara berkala, dan tanah kapur berkarang.

* Perbanyakan *
Perbanyakan dapat dilakukan melalui biji atau stek besar. Biji akan berkecambah setelah 8-10 hari, dan tumbuh cepat mencapai tinggi 30-50 cm dalam waktu 8-10 minggu. Lebih baik jika ditanam dalam kondisi agak kering. Calon tiang ini ditanam pada jarak sekitar 2 m. Untuk peneduh, dadap biasa ditanam pada jarak 8 x 10 m.

* Persebaran *
Dadap merupakan penghuni asli hutan-hutan pantai, mulai dari Afrika Timur, India, Asia Tenggara, Kepulauan Nusantara hingga Australia.

B. Bawang Merah
Tanaman bawang merah diduga berasal dari Asia, sebagai literature menyebutkan bahwa tanaman ini dari Asia Tengah, terutama Palestina dan India, tetapi sebagian lagi memperkirakan asalnya dari Asia Tengara dan Mediterranean, narasumber lain menduga asal usul bawang merah dari Iran dan pegunungan sebelah utama Pakistan, namun ada juga yang menyebutkan asal tanaman ini dari Asia Barat dan Mediteranean, yang kemudian berkembang ke Mesir dan Turki.

Dari berbagai penelusuran literatur dan narasumber terhadap kesamaan pandangan bahwa bawang merah merupakan tanaman yang tertua. Dari silsilah budidaya tanaman oleh manusia hal ini antara lain ditunjukkan pada zaman I dan II Oynasti (3.200 – 2.700 SM) bangsa Mesir sering melukiskan bawang merah pada patung dan tugu-tugu mereka. Di Israel tanaman bawah merah dikenal tahun 1.500 SM.
Peninggalan Yunani kuno memperjelas, betapa tuanya umur perbudidaya bawang merah, yakni diduga 400 tahun yang lalu. Dikawasan Eropa barat, Eropa timur dan Spanyol, diduga ditanam ini dibudidayakan 1.000 tahun yang lalu, kemudian menyebar bawang merah ini berkembang sampai ke timur jauh dari Asia Selatan.
Di Jepang budidayanya tanaman bawang merah dikenal akhir abad yang sama dengan saat dikenal di Eropa Barat, Eropa timur dan Amerika Serikat, yakni sekitar XIX. Pada tahun 1975, Jepang memproduksi bawang sebanyak 1 juta ton dari 30 ribu hektar, sehingga menjadi produsen nomor dua didunia. Bawang merah menjadi salah satu tanaman komersial diberbagai Negara di dunia, Negara-negara produsen bawang merah antara lain Jepang, USA, Rumania, Italia, Meksiko dan Texas.

* Hipotesis *
Dugaan sementara bahwa daun dadap dan bawang merah dapat menurunkan panas.

No comments: